• dikbud@kalbarprov.go.id
  • (+62561)-734602, 733756
News Photo

Memberikan Perkembangan Pelayanan Pendidikan di Kalimantan Barat

DIKBUD KALBAR – Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat didampingi Kasubbag Renja dan Monev Dinas Pendidikan Prov. Kalbar membuka kegiatan penyusunan profil Pendidkan Kalimantan Barat. Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan gambaran yang ril tekait perkembangan pelayanan Pendidikan di Kalimantan Barat, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota, serta Pendidikan menengah yang kewenangannya di Provinsi . selain itu, data-data nonformal, serta data terkait indikator desa mandiri dari sektor Pendidikan bisa dipetakan secara bersama guna mengintegrasikan perencanaan pembangunan di bidang Pendidikan.

“Dalam penyusunan profil Pendidikan Kalimantan Barat ini perlu kerjasama yang baik antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi dan seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota , sehingga profil Pendidikan yang disusun menjadi akurat dan komprehensif,” Ujar Drs. Sugeng Hariadi, M.M.

“Tersusunnya Profil Pendidikan Kalimantan Barat diharapkan dapat bermanfaat bagi perencanaan Pendidikan ke depan baik tingkat Provinsi maupun di Kabupaten/Kota”.

Drs. Sugeng Hariadi, M.M dalam sambutannya juga menyampaikan dalam pelayanan bidang Pendidikan ini setiap desa diwajibkan untuk membuka PAUD dan meningkatkan Pendidikan formal maupun nonformal. Berkumpulnya kita diruangan ini bertujuan untuk membandingkan dan menganalisis data SD, SMP, PKBM, SMA, SMK dan SLB. Kita harus mendongkrak angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah. Untuk meningkatkan angka lama sekolah PKBM yang ada di Kabupaten/Kota harus menjadi perhatian. Anak-anak yang umurnya sudah melewati untuk bersekolah formal maka kita harus mendorong untuk mengikuti program paket A, B dan C.

“kita harus meningkatkan APM dan APK provinsi Kalimantan Barat dan meningkatkan IPM Pendidikan” tutur Dr. Sugeng Hariadi. Kita harus saling membantu antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi dan Kabupaten/Kota agar tidak ada lagi anak-anak yang tidak sekolah.

PKBM yang ada di Kabupaten/Kota harus di dorong untuk berperan aktif meningkatkan Pendidikan harus didorong untuk mebuat usaha sehingga pakett A, B dan C ini bisa dilirik kedepannya dan di minati warga untuk belajar Kembali. 

Share This News

Comment

Jika tidak puas dengan layanan kami, silakan hubungi